Remaja 15 Tahun Korban Penganiayaan Oknum Polisi Akhirnya Meninggal Dunia

0
299
Korban saat koma di RS Elizabeth Batamkota

Batam – Remaja Putra Reza (15), siswa SMA Negeri 10 Batam, akhirnya meninggal dunia setelah mengalami koma selama  kurang lebih 10 hari. Ia menjadi korban penganiayaan dua oknum polisi di Batam.

Kabar duka tersebut disampaikan Ketua Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak daerah (KPPAD) Provinsi Kepri, Erry Syahrial, Kamis (3/1/2019) sore.

“Innalillahi waiinailahi rojiun. Selamat jalan Putra Reza. Semoga keluargamu melepas kepergianmu dengan ikhlas,” ujar Erry.

Erry berharap kedepan tidak ada lagi korban kekerasan dari oknum aparat. “Pelaku harus mempertanggung jawabkan perbuatannya secara hukum karena saat bertugas melakukan penganiayaan pada anak yang menyebabkan korban meninggal,” ucap Erry Syahrial.

BAJA JUGA :   Kekerasan Anak Semakin Marak, KPAI Catat 4.164 Kasus

Putra mengalami kritis diduga setelah bagian kepalanya dipopor senjata aparat kepolisian yang tengah menertibkan aksi balap liar Minggu, (23/12/2018) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Putra diketahui sedang nongkrong di Alun-alun Engku Putri Batam Center bersama 4 orang temannya. Terdapat juga komunitas anak lainnya berkumpul sedang melakukan balapan liar.

Selang beberapa menit, patroli polisi menggunakan motor datang. Putra dan rekan-rekannya pun tunggang langgang.

Nasib nahas menimpa Putra. Upayanya menghindar dari kejaran petugas gagal. sepeda motornya dipepet petugas, kemudian dipukul oleh polisi patroli yang menggunakan sepeda motor dalam keadaan motor korban dan motor polisi masih berjalan.

BAJA JUGA :   Kakek Predator Anak Dihukum 12 Tahun Penjara

“Infonya, Putra dipukul sama polisi patroli sabhara,” ujar salah seorang teman Putra yang enggan disebutkan namanya.

Putra dipukul di bagian kepala dan punggung. “Kebetulan dia tidak pakai helm,” katanya.

Pukulan   pertama mengenaik bahu korban, pukulan kedua dengan flash ball membuat korban jatuh tersunggkur ke aspal. Korban kejang-kejang dan dari mulut korban  mengeluarkan buih. Korban kemudian oleh beberapa polisi dibawa ke klinik Kimia Farma yang tidak jauh dari lokasi kejadian. karena kondisi korban yang sangat parah, akhirnya dibawa ke RS Elizabeth, Korban koma selama 12 hari.

BAJA JUGA :   Dua Bayi Tewas Dianiaya Orangtuanya

Ditahan

Dua orang oknum polisi yang berinisial Bripda Ws dan Bripda Ro diduga melakukan penganiayaan terhadap Putra  sudah ditahan. Keduanya diketahui sebagai anggota Sabhara Polda Kepri yakni Bripda MW dan Bripda RM.

Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Kepri, Kombes Pol Drs I Gede Mega Suparwitha mengatakan, proses penanganan kasus ini masih berlangsung.

“Sudah ditahan, anggota Sabhara Polda,” kata Suparwitha, Rabu.

Ia mengatakan, keterangan terkait kejadian belum bisa disampaikan karena masih dalam proses penyelidikan.

“Pemeriksaan sementara masih dua orang pelaku,” katanya.***

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here