Dua Pelaku Trafiking Anak di Jemaja Diamankan

0
137
Warga Letung Jemaja Kabupaten Anambas memenuhi mes Pemkab untuk melihat korban yang berhasil dilindungi

JEMAJA- Polsek Jemaja berhasil mengamankan dua orang pelaku trafiking dan eksploitasi seksual anak yang terjadi di wilayah hukum Polsek Jemaja, Kabupaten Anambas, Provinsi Kepulauan Riau. Pelaku merupakan pemilik usaha tempat hiburan di Jemaja, tempat  korban bekerja.

Pelaku diamankan polisi tidak beberapa lama setelah Camat Jemaja, Abdullah Sani, didampingi KUA Jemaja, sejumlah tokoh masyarakat dan  emak-emak di Jemaja mengantarkan korban ke Polsek Jemaja untuk membuat pelaporan kasus tindak pidana pada anak.

‘’Kami libatkan semua pihak dalam pengungkapan kasus ini dan proses hukum selanjutnya. Saya sebagai pelapor, Kepala KUA sebagai saksi dan didukung sejumlah tokoh masyarakat,’’ kata Abdullah Sani kepada lindungianak.com, Rabu, (23/1) siang.

Saat wawancara berlangsung, Abdullah Sani akan dimintai keterangan dan di-BAP penyidik Polsek Jemaja sebagai pelapor. Ikut didampingi KUA Jemaja dan sejumlah tokoh masyarakat Jemaja.

Dijelaskan Sani, saat ini korban anak yang  masih berusia 17 tahun asal Cianjur Jawa Barat tersebut berada dalam kondisi aman dalam perlindungan Camat Jemaja. ‘’Kita tidak mau ada pihak yang coba-coba melakukan intervensi, mengambil atau menculik korban. Kalau korban berada di tempat lain kita khawatir korban dibawa kabur oleh orang lain supaya kasus ini tidak terungkap,’’ katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang remaja perempuan diantar beramai-ramai oleh camat Jemaja, tokoh masyarakat dan emak-emak di Kecamatan Jemaja ke Polsek Jemaja setelah korban mengaku bahwa ia ditipu dan dan dipaksa melayani tamu di salah satu tempat hiburan di daerah tersebut. Awalnya korban dijanjikan bekerja sebagai pelayan rumah makan, ternyata dijadikan bekerja sebagai pemuas tamu lelaki hidung belang. *

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here