Korban Anak di Kepri Didominasi Kasus Pencabulan dan Kekerasan Fisik

0
291
Ketua dan Komisioner KPPAD Kepri. Foto: erry syahrial

TANJUNGPINANG- Kasus kekerasan seksual terhadap anak merupakan kasus dan permasalahan anak yang lebih banyak dilaporkan daripada kasus-kasus lainnya oleh masyarakat Kepri ke Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kepri selama tahun 2018. Kasus-kasus kekerasan seksual ini meliputi pencabulan dewasa kepada anak, pencabulan sesama  usia anak, pelecehan seksual,  penculikan tujuan seksual dan eksploitasis seksual pada anak.

Ketua KPPAD Kepri Erry Syahrial dalam pers  rilis yang disampaikan ke media, Jumat (24/1/2019, memaparkan hasil telaah data yang dilakukan KPPAD Kepri selama tahun 2018. Total kasus dan permasalahan anak yang dilaporkan mencapai 111 kasus/permasalahan dengan jumlah korban mencapai 168 anak. Perinciannya, jumlah korban 93 anak laki-laki dan 75 anak perempuan.

BAJA JUGA :   Balita Ditemukan Tewas Tergantung di Jendela

 

Permasalahan anak yang terkait kekerasan seksual mencapai 27 kasus, dengan jumlah korban 31 laki-laki dan 19 perempuan.  Bila dirinci jenis kasusnya antara lain pencabulan sebanyak 22 kasus,  anak yang melakukan pencabulan 3 kasus, penculikan anak untuk tujuan pencabulan 4 kasus, dan eksploitasi seksual 1 kasus.

‘’Umumnya proses hukum sudah selesai. Pelaku sudah menjalani proses hukum dan sedang menjalani masa hukuman,’’ ujar Erry.

Diantara kasus kekerasan seksual yang belum terungkap hingga saat ini, lanjut Erry, adalah kasus penculikan 4 anak perempuan di Batam untuk tujuan pencabulan. Meski korban lolos dari aksi kekerasan seksual pelaku, namun korban yang ditemukan  lagi di jalanan sudah mengalami pelecehan seksual dan trauma

BAJA JUGA :   KPU-Bawaslu-KPPAD Bentuk Satgas Bersama

Setelah pencabulan, kasus kedua terbanyak terkait dengan kekerasan kepada anak adalah kekerasan fisik dan kekerasan psikis. Jumlah kasus kekerasan fisik/psikis ini mencapai 12 kasus dengan jumlah korban 13 anak, masing masing 8 laki-laki  dan 5 perempuan. Pelakunya mulai dari orangtua, keluarga, teman, oknum petugas, dan orang lain. Terjadi di lingkungan domestik, sekolah dan ruang publik lainnya.

Bahkan tidak hanya orang dewasa, ada juga kasus kekerasan fisik yang dilakukan usia anak kepada anak lainnya. Ada 4 kasus  yang dialami 4 anak yang jadi korban, dan pelakunya 10 anak, masing-masing 7 laki-laki dan 3 perempuan.  Biasanya ini adalah kasus perkelahian dan pengeroyokan.

BAJA JUGA :   Anak Gemar Main Medsos Rentan Alami Sekstorsi

Banyaknya anak yang melakukan pencabulan dan kekerasan menyumbang tingginya angka kasus Anak Berhadapan Hukum (ABH) di Kepri selama tahun 2018. Total kasus ABH yang terjadi mencapai 13 kasus dengan jumlah anak yang terlibat 21 laki laki  dan 3 perempuan.

Selain pencabulan dan kekerasan, bentuk kasus lain yang menjerat ABH adalah pencurian 7 kasus yang dialkukan 10 anak yang semuanyanya laki-laki. Tiga kasus pencurian yang melibnatkan 7 anak bisa didiversi di tingkat kepolisian atau tidak dilanjutkan proses hukumnya karena tergolong pencurian biasa dan baru pertama kali melakukannya.*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here