Bolmong Hadapi Meningkatnya Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

0
358
Farida Mooduto. Foto: bolmora.com

MANADO – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Provinsi  Sulawesi Utara menghadapi permasalahan meningkatnya kasus kekerasan perempudan dan anak di daerahnya.

Kasus kekerasan perempuan dan anak kini menjadi perhatian serius di Kabupaten Bolmong. Berdasarkan data pengaduan dari masyarakat terkait kekerasan perempuan dan anak yang ditangani DP3A Kabupaten Bolmong, selama Januari 2019 sudah ada sekitar 14 kasus kekerasan yang dilaporkan.

BAJA JUGA :   KPAI-KPAD Ajukan Judicial Review UU Perlindungan Anak untuk Perkuat Pengawasan

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP3A) Bolmong, Farida Mooduto membenarkan informasi tersebut.

Farida mengaku akan terus mengawal dan memberikan pendampingan dan dalam bentuk laporan maupun bantuan lainnya.

“Mulai dari kasus human trafficking, kasus perebutan anak, pencabulan hingga Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) ini masih terjadi,” ungkapnya.

Ditambahkan, terkait 14 angka kasus ini cukup membuat pihaknya heran. Padahal, pihaknya terus melakukan sosialisasi terkait kekerasan anak dan perempuan. “Saya heran, sebab baru di bulan Januari kasusnya sudah begitu banyak,” ujar Farida.

BAJA JUGA :   KPAI, KPPA dan Komisi 8 DPR Pastikan Jaminan Pengobatan untuk Korban T di RSCM

Pemerintah daerah terus berupaya mewujudkan Kabupaten Bolmong menjadi kabupaten layak anak dan bebas dari human trafficking.

Farida mengaku, pihaknya akan lebih getol melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan memberikan pendampingan langsung kepada para korban.

“Kami terus berupaya memperkecil terjadinya kasus kekerasan. Pun jika ada laporan kekerasan, kami pasti langsung tindaklanjuti,” ungkap Farida.

BAJA JUGA :   Dianiaya Orangtua Kandung, Bocah 7 Tahun Alami Pendarahan Otak hingga Tak Bisa Melihat dan Bicara

Sebagai upaya pencegahan pihaknya telah membentuk Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa).

“Dalam waktu dekat ini kita juga akan membentuk forum laki-laki peduli perempuan,” tutupnya.*

Sumber: tribunnews.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here