Tak Sarapan, Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

0
185
Sarapan penting untuk tumbuh kembang anak dan kecukupan nutrisi harian.

BATAM – Mungkin Moms sudah sering mendengar sarapan merupakan waktu makan paling penting dalam sehari.Ternyata hal itu tidak mengada-ada. Sebab sarapan memang penting, terutama bagi perkembangan anak.

Jika Moms ingin anak tumbuh sehat dan cerdas, sebaiknya jangan sampai ia melewatkan sarapan setiap harinya, ya. Anak yang sering melewatkan sarapan ternyata berisiko kekurangan nutrisi penting.

Melansir Reuters, bila anak sering melewatkan sarapan maka kebutuhan zat besi, kalsium, iodin, serta folat tidak akan tercukupi, kebalikan dengan anak-anak yang rutin sarapan.

Hal ini tentu dapat memengaruhi pertumbuhan anak. Sebab nutrisi-nutrisi penting tersebut memiliki peran vital dalam proses perkembangan dan pertumbuhan.

BAJA JUGA :   PATBM Jadi Ujung Tombak Deteksi Kasus Anak di Masyarakat

Peneliti dari Kings College London, Inggris, Gerda Pot dan Janine Coulthard memaparkan jika sebagian besar anak yang rutin sarapan lebih baik pemenuhan nutrisinya dibandingkan mereka yang sering melewatkan sarapan.

Perbedaan kecukupan asupan gizi ini terutama terjadi pada anak usia 4 sampai 10 tahun. Hasil penelitian ini diambil dari mengamati pola makan 1.700 anak berusia 4 sampai 18 tahun.

Secara keseluruhan, sekitar 31 persen anak rutin sarapan setiap hari, dan ada 17 persen peserta yang tidak pernah sarapan, sisanya sarapan tetapi tidak rutin.

BAJA JUGA :   Pilu... Penyandang Disabilitas Dicabuli Ayah-Kakak-Adik Kandung Ratusan Kali

Tim peneliti kemudian menemukan 6,5 persen peserta berusia 4 sampai 10 tahun tidak sarapan setiap hari. Sedangkan peserta berusia 11 hingga 18 tahun sebanyak 27 persen yang tidak pernah sarapan.

Anak perempuan lebih besar kemungkinannya melewatkan sarapan dibanding anak laki-laki. Lebih dari 30 perseta peserta yang melewatkan sarapan ditemukan tidak mendapat asupan zat besi yang cukup untuk hari itu.

Lalu 20 persen anak yang tak sarapan tercatat kekurangan kalsium dan iodin, serta 7 persen kurang cukup asupan folat.

BAJA JUGA :   Lima Siswa SMP Keroyok Sekuriti Sekolah hingga Berdarah

Efek lainnya dari melewatkan sarapan, berdasarkan penelitian tersebut, konsumsi lemak semakin meningkat. Ini dapat mengakibatkan kegemukan bagi sekecil.

Memang kadang sulit membuat sikecil mau sarapan, tetapi Moms perlu berusaha membuat anak mau mengonsumsi sesuatu setiap paginya. Salah satu caranya, menurut Pot dan Janine, ialah dengan melibatkan anak dalam proses menyiapkan sarapan.

Lebih baik lagi jika Moms dan anak menyiapkan sarapan pada malam sebelumnya. Moms juga bisa membuat sarapan lebih menarik dengan mencoba aneka resep kreatif yang menggugah selera sikecil.*

Sumber: Tribun

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here