Blokir Instagram Gay Muslim, Kominfo: LGBT Tak Sesuai dengan Indonesia

0
272
Tampilan akun Alpantuni yang berisi Komik Muslim Gay

JAKARTA, LINDUNGIANAK.COM – Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menegaskan Lesbian, Gay, Bisexual, dan Transgender (LGBT) tidak sesuai dengan nilai dan kaidah yang menjadi landasan bangsa Indonesia. Maka itu, konten tentang LGBT tak diperbolehkan beredar di platform yang tayang di Indonesia.

“Yang mempromosikan LGBT, ya, bertentangan dengan kita, dengan kaidah kesehatan, kaidah agama, kaidah budaya. Tidak sesuai dengan Indonesia,” kata Rudiantara di Jakarta, Rabu, 13 Februari 2019.

Pernyataan Rudiantara itu menanggapi isu yang beredar belakangan ini, yaitu diblokirnya akun Instagram Alpatuni yang memuat konten gay.

Sebelumnya Kominfo meminta Instagram agar menutup akun tersebut dan kini sudah dipenuhi. Rudiantara juga mengatakan bahwa ia sudah mengecek keberadaan akun itu tadi pagi.

“Saya tadi pagi lihat udah mulai kosong,” katanya.

Konten yang memuat LGBT, diakui Rudiantara, sudah beberapa kali ia temukan di sejumlah media sosial. Menindaklanjuti hal itu, Kominfo lansung menghubungi pihak platform agar menurunkan konten tersebut.

“Konten LGBT di Instagram ini bukan yang pertama kali. Dulu juga ada di medsos yang lain kita address juga. Kita minta turunin, kita minta take down juga,” kata dia.

BAJA JUGA :   Ibu yang Membunuh Balitanya Sering Mengurung Diri di Kamar

Sejumlah pihak melaporkan akun Instagram Alpantuni tersebut ke Kementrian Kominfo untuk memblokir akun tersebut. Pihak tersebut antara lain Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Permintaan yang saya juga datang dari para komisioner Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) yang tersebar di berbagai daerah dan aktivis perlindungan anak di Indonesia.

Ketua Perkumpulan KPAD se-Indonesia Erry Syahrial mengatakan, komisioner perlindungan anak sepakat menolak konten tersebut dan segera diblokir oleh Kementian Kominfo. Pihaknya menilai akun tersebut meracuni pemikiran masyarakat Indonesia yang dimulaid ari usia anak sehingga bila dibiarkan akan memberi peluang diterima dan berkembangnya LGBT di Indonesia.

’’Kita berterim kasih kepada Mentri Kominfo yang capat tanggap dan responsif menanggapi permasalahan ini dengan langsung melakukan pemblokiran akun tersebut,’’ ujarnya kepada Lindungianak.com, Rabu (13/2).

Instagram blokir Akun Instagram Alpantuni

BAJA JUGA :   Disahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak Provinsi Jambi

Instagram akhirnya memblokir akun Instagram Alpantuni yang memuat konten pornografi dan berbau gay. Pemblokiran ini memenuhi permintaan Kementerian Komunikasi dan Informatika. Mulai Rabu 13 Februari 2019 pukul 05.00 WIB akun tersebut tidak bisa diakses lagi.

Pelaksana Tugas. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu dalam keterangannya menuturkan, pemblokiran itu dilakukan setelah Sub Direktorat Pengendalian Konten Internet Ditjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo menerima laporan publik dan memverifikasinya.

Hasil verifikasi menunjukkan, semua konten yang dimuat dalam akun tersebut memenuhi unsur Pasal 27 ayat 1 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik mengenai larangan distribusi konten pornografi.

Pasal 27 ayat 1 UU ITE menyatakan setiap orang dilarang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan.

 “Kominfo mengapresiasi publik yang ikut melaporkan akun Alpatuni tersebut melalui fitur report di Instagram sehingga mempercepat proses takedown,” tulis Ferdinandus Setu. 

Kominfo mengimbau warganet untuk melaporkan akun media sosial palsu atau konten internet dan media soaial yang diduga mengandung konten negatif melalui saluran pengaduan konten Twitter @aduankonten, website aduankonten.id dan nomor WA 08119224545.

Polisi Selidiki Akun Instagram Alpantuni

BAJA JUGA :   Suami Bunuh Istri dan Bayi 40 Hari Diduga karena Ditolak Bercinta

Sementara itu pihak kepolisian tengah menyelidiki akun Instagram bernama @alpantuni yang diduga memuat komik Muslim gay yang diduga berbau pornografi.

Dalam akun dengan 5.933 followers itu terdapat tulisan ‘Komik Muslim Gay untuk orang yang bisa berfikir’.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono mengatakan, sejauh ini pihaknya belum menerima laporan atas akun itu.

“Belum ada informasi (laporan),” kata Argo saat dikonfirmasi wartawan, Selasa 12 Februari 2019.

Hingga kini, lanjut dia, pihaknya masih memeriksa akun Instagram tersebut. Jika ada tindak pidana ditemukan di dalamnya, maka tentu akan ditindaklanjuti oleh polisi.

“Kami cek dahulu nanti (akun), kita belum tahu soalnya, ya nanti kami lidik,” katanya.

Sumber: viva.co.id, berbagai sumber

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here