Polisi Selidiki Kemungkinan Korban Lain Kasus Sodomi di Muara Angke

0
206

JAKARTA, LINDUNGIANAK.COM – Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Tanjung Priok  menyelidiki kemungkinan korban lain dari kasus sodomi dengan tersangka pelaku M. Fikri, 19 tahun, di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Menurut pemeriksaan sementara, Fikri mengaku baru sekali melakukan sodomi. “Tapi tetap tidak menutup kemungkinan ada korban lain. Kami masih proses penyelidikan,” ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Tanjung Priok Ajun Komisaris Faruk Rozi, Rabu 20 Maret 2019.

Fikri ditetapkan sebagai tersangka pencabulan dan sodomi terhadap Z, 8 tahun. Dia melakukannya di toliet rumah kontrakannya di Rusun Lama, Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Minggu 17 Maret lalu.

BAJA JUGA :   Bejat! Pemuda dan Remaja Sekap dan Perkosa Gadis Belia

Fikri sehari-hari bekerja di tempat pelelangan ikan. Fikri mengontrak unit di Rusun Lama Blok G, Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara.

“Korban dan pelaku saling kenal karena tetangga. Jarak rumah antara keduanya juga hanya dua gang,” ujar Faruk.

Menurut Faruk, tersangka mengaku tidak mengimingi sesuatu kepada korbannya. Pelaku juga mengklaim tidak mengancam korbannya saat melakukan pencabulan. “Hasil interogasi sementara seperti itu,” kata Faruk.

BAJA JUGA :   Modusnya Jalan-jalan, Ujung-ujungnya Dicabuli Paksa

Kjadian bermula saat pelaku yang berada di kamar kontrakannya sedang bermain game dari ponsel. Pelaku kemudian menuju toilet yang berada di luar kamar dengan maksud untuk buang air kecil. Saat itu, pelaku melihat ada ember yang berisi batu di toilet tersebut.

Usai buang air kecil, pelaku pergi ke warung untuk membeli rokok dan bertemu dengan korban. Fikri lantas mengajak Z untuk mengambil batu yang berada dalam ember di toilet tadi. Saat itulah pencabulan dan sodomi terjadi.

“Ketika korban diajak ke toilet dengan tujuan untuk mengambil batu, pelaku menyuruh korban untuk membuka celana dengan alasan agar tidak basah ketika memindahkan batu,” ujar Faruk.

BAJA JUGA :   Astaga, Perempuan Lajang Cabuli 5 Anak Tetangganya

Korban kemudian mengadukan perbuatan tetangganya itu kepada orang tua. Ayah korban, Winaldi, langsung laporkan sodomi dan pencabulan itu ke Polsek Sunda Kelapa sebelum ditindaklanjuti oleh Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

“Pelaku kami jerat dengan Pasal 76E juncto Pasal 82 ayat 1 Undang – undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak subsider Pasal 292 KUHP,” kata Faruk.*

Sumber: tempo.co

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here