Modus Bimbel Gratis, Seorang Petani Cabuli 8 Gadis Belia

0
230
SW (44) diringkus Jajaran Polisi Sektor Batik Nau Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, Selasa (2/4/2019

 BENGKULU, LINDUNGIANAK.COM – Ada-ada saja akal bulus pria 44 tahun ini, modus memberi bimbingan belajar (bimbel) secara gratis malah mencabuli 8 orang anak di bawah umur yang tidak lain merupakan peserta didiknya sendiri.

Pelaku berinisial SW tersebut ditangkap polisi Polsek Batik Nau, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Selasa (2/4/2019).

BAJA JUGA :   Ini Pasal-pasal yang Diuji KPAI dan KPAD dalam Judicial Review di MK

Warga Desa Air Manganyau yang berprofesi sebagai petani ini ditahan petugas setelah ada laporan kasus pencabulan terhadap 5 gadis belia. Kejadian pencabulan berlangsung Desember akhir tahun lalu.

Aksi pelaku terbongkar usai salah satu korban menceritakan kepada pihak keluarga. Setelah mencuat, sejumlah warga kembali membuat pengakuan jika anak-anaknya ikut menjadi korban asusila serupa.

“Modusnya bimbingan belajar anak secara sukarela, kalo pengakuan tersangka sudah ada 8 orang korban,” kata Kapolres Bengkulu Utara, Ariefaldi Warganegara, melalui Kasat Reskrim AKP Jufri, Kamis (4/4).

BAJA JUGA :   Considering Immediate Methods In Wife Now

Jufri menambahkan pihaknya masih mendalami pemeriksaan terhadap SW yang berfrofesi sebagai petani. “Saat ini pelaku sudah ditahan di mapolres,” pungkasnya. 

AKP Jufri  berharap masyarakat Batik Nau segera melapor jika anak-anaknya menjadi korban pencabulan tersangka.

“Kita masih melakukan penggembangan terhadap predator anak ini. Yang baru lapor ada 5. Pengakuan tersangka ada 8 korban,” kata Jufri.

BAJA JUGA :   Proses Hukum untuk Anak  atau Pelajar yang Melanggar Hukum?

Pelaku yang saat ini telah menjadi tahanan aparat Kepolisian Polres Bengkulu Utara terancam UU Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun kurungan penjara.*

Sumber: rmol

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here