Penjualan Kondom Naik, KPPAD Kepri Ingatkan Pengawasan Anak pada Momen Tahun Baru

0
317
Erry Syahrial, Ketua KPPAD kepri

TANJUNGPINANG,LINDUNGIANAK.COM – Jelang perayaan tahun baru 2020, Komisi pengawasan dan perlindungan Anak daerah (KPPAD) Provinsi Kepri mengimbau semua pihak tingkatkan pengawasan terhadap anak, terkhusus untuk mengantisipasi adanya seks bebas di kalangan remaja.

Imbauan ini menanggapi temuan wartawan jurnalkepri.com yang menemukan meningkatnya penjualan kondom menjelang pergantian tahun baru di beberapa tempat.
‘’Kita memang belum melakukan pemantauan soal penjuan kondom. Tapi kalau memang seperti itu temuan wartawan maka KPPAD Kepri mengeluarkan imbauan ke masyarakat dan dunia usaha yang terkait masalah ini,’’ ujar Erry menjawab jurnalkepri.com seperti dikutip lindungianak.com.

“Ini kan dia beli kondom tentu untuk dipakai. Sementara mereka kan tidak punya pasangan (yang sah). Otomatis ya mungkin pacaran, terus terjadi hubungan di luar pernikahan. Anak tak boleh melakukan hubungan seksual dengan siapa pun. Ini harus diantisipasi oleh semua pihak,” ujar Erry Syahrial, dikonfirmasi jurnalkepri.com, Sabtu (28/12/2019).

BAJA JUGA :   Soal Tuntutan JPU yang Rendah, Kasus Rusna Dibahas dalam Jarnas TPPO

Menurutnya, kondisi seperti ini tidak boleh menjadi budaya dan tren. Harus ada upaya untuk mensetopnya karena berdampak pad anak dan persoalan sosial. Orang tua harus mengatasi, pergi kemana, sama siapa, anaknya pada tahun baru,” imbuhnya.

“Selaku penjual kondom, ketika yang membeli usia anak jangan dikasih, karena ini pasti digunakan untuk hal-hal yang negatif. Hotel juga jangan memberi anak untuk masuk ke hotel. Jangan sampai ada anak yang masuk usia anak (18 tahun ke bawah, red) masuk ke hotel dengan pasangannya,’’ tambah dia.

BAJA JUGA :   Ribuan Siswa Terancam Tidak Ikut USBN karena Bencana Alam

Sementara, untuk pemerintah daerah, dia menyarankan agar segera membuat peraturan mengenai pelarangan penjualan kondom secara terbuka.
“Lebih bagus ada himbauan dari Pemerintah Daerah dalam rangka melindungi anak dari kegiatan negatif, tindak pidana, atau munculnya korban-korban kejahatan seksual. Kita sangat mendukung imbauan yang disampaikan Walikota Tanjungpinang dalam rangka perayaan tahun baru dimana masyarakat termasuk usia remaja dilarang melakukan kegiatan negatif,” katanya.

BAJA JUGA :   Sembarangan Titipkan Anak Gadis, Nyaris Jadi Korban Perkosaan Calon Ayah

Penelusuran jurnalkepri.com, banyak remaja yang membeli kondom. “Kondom laris manis bang, setiap malam laku. Yang beli kebanyakan anak-anak muda,” ujar kasir salah satu swalayan di Tanjungpinang, Sabtu (28/12/2019).

Dia mengatakan, menjelang akhir tahun penjualan kondom meningkat dibandingkan hari-hari lain. “Dalam satu malam laku kira kira puluhan (kondom),” ungkapnya.

Sedangkan penjualan kondom di apotik lebih selektif. “Kita ada jual kondom, tapi lebih selektif. Anak muda kita tak kasih beli,” ujar penjaga apotik di jalan Pemuda Tanjungpinang. (Ihs)
Sumber: jurnalkepri.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here