Setelah Dirawat di RSCM, Anak Korban Perkosaan yang Alami Kanker Rektum Dipulangkan ke Padang

0
60
TR (12 tahun), korban kekerasan seksual saat siap-siap dipulangkan ke Padang oleh Kemen PPPA. Foto: Kemen KPPA

JAKARTA, LINDUNGIANAK.COM – Setelah mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional (RSUPN) Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta selama 29 hari, TR (12), korban kekerasan seksual asal Padang, Sumatera Barat diizinkan untuk melanjutkan perawatan medis di Rumah Sakit Dr. M Djamil Kota Padang.

Proses pemulangan ananda TR dipantau oleh tim dari Kedeputian Perlindungan Anak Kemen PPPA yang dipimpin langsung Asisten Deputi Perlindungan Anak dari Kekerasan dan Eksploitasi, Valentina Gintings, beserta tim medis dari RSUPN Dr.Cipto Mangunkusumo Jakarta.

Valentina menjelaskan proses pemulangan TR menjadi salah satu bentuk tindak lanjut serta bukti hadirnya Negara dalam memenuhi hak dan melindungi anak, khususnya anak yang menjadi korban kejahatan seksual.

“Kita semua bersyukur bahwa ananda TR semakin membaik kondisi secara medis dan psikisnya. Besar harapan kami, kembalinya TR ke Padang dapat membantu proses pemulihan fisik, terutama psikologis korban karena dapat berkumpul kembali bersama keluarga dan sanak saudaranya,” ujar Valentina.

BAJA JUGA :   Masa Depan Siswi Juara Umum Hancur oleh Predator Anak

Selama menjalani perawatan intensif di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Dokter dan Perawat telah melakukan serangkaian pemeriksaan diagnostik yang holistik dan komprehensif untuk kondisi medis dan psikologis TR. Mereka menekankan bahwa selain kesembuhan, penting untuk memperhatikan kualitas hidup, kenyamanan dan kebahagiaan ananda TR.

“Selama di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo hingga detik-detik proses keberangkatan ananda TR ke Padang, dokter dan perawat telah melakukan pemeriksaan yang komprehensif dan memastikan ananda TR berada dalam kondisi yang se-optimal mungkin baik dari sisi medis dan psikologisnya sehingga perjalanan menuju Padang bisa berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan. Ananda TR bahkan berlatih duduk sejak beberapa hari lalu agar bisa nyaman selama berada di pesawat,” jelas dr. Radhian Amandito, dokter RSCM yang secara intensif merawat TR.

BAJA JUGA :   Anak Tiri Babak Belur Dihajar Ibu Tiri dan Teman Prianya

Kemen PPPA dibantu Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumatera Barat akan memastikan dan mengawal agar proses perawatan medis dan pemulihan psikologis ananda TR tetap berlanjut secara optimal serta memastikan semua hak-haknya terpenuhi. Tidak hanya itu, Kemen PPPA juga menegaskan akan mengawal proses hukum pelaku yang saat ini telah sampai pada tahap penyelidikan dan pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di Kepolisian Resor Padang.

“Besar harapan kami, seiring berjalannya waktu kondisi ananda TR akan berangsur-angsur membaik. Untuk mendukung hal tersebut, kami pastikan bahwa Kemen PPPA akan mengawal proses perawatan dan pemulihan kondisi psikologis anak, serta proses hukum bagi pelaku” ujar Valentina.

Seperti diberitakan awak Desember lalu, Nasib tragis yang dialami TR, gadis kecil berusia 12 tahun, warga Air Pacah Kota Padang, Sumatera Barat mendapatkan perhatian masyarakat. Korban perkosaan tersebut terdeteksi mengalami kanker Rektum stadium 4 butuh sangat membutuhkan pertolongan medis dan kondisinya kritis saat itu saat ini.

BAJA JUGA :   Kemen PPPA Maksimalkan Aplikasi Simfoni untuk Tangani Kekerasan Anak

Akibat kanker rektum yang dialami, T sering merasakan sakit pada kemaluan dan perut bagian bawah. T sempat bungkam menceritakan kejadian yang menimpa dirinya. Ini disebabkan akibat ancaman pelaku.

Pada bulan Maret 2019, korban mengalami pendarahan, namun orang tua mengira TR datang bulan. Awalnya orangtua korban hanya membawa T ke bidan kenalannya. Namun setelah tahu T d cabuli, akhirnya pada Juni 2019, T diopname di RS M Djamil Padang selama 25 hari. Dari hasil pemeriksaan, T terdiagnosa mengalami kanker rektrum stadium 4.
Setelah membuat laporan ke polisi, pelaku yang mencabuli TR ditangkap jajaran Polresta Padang pada Sabtu (30/11/2019). Pelaku ditangkap di Sungai Penuh, Jambi. (redaksi01)
Sumber: kemenpppa.go.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here