Dikecam Warganet, Ibu Tampar Siswi SD Saat Penerimaan Rapor Diproses Hukum

0
723
Pelaku saat menampar korban, siswi SD di dalam kelas saat penerimaan rapor, Sabtu (28/12/2019). F:net

MAKASSAR, LINDUNGIANAK.COM – Tindakan kekerasan terhadap anak kembali terjadi di Kota Makassar, Sulsel. Kali ini orang tua salah satu murid Sekolah Dasar (SD) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, menampar siswi SD di dalam ruangan kelas sekolah saat momen penerimaan rapor, Sabtu 28 Desember 2019.

Belakangan diketahui, orang tua murid yang tega menampar murid lain saat di sekolah ini bernama Manti. Sementara murid yang menjadi korban berinisial DA, 8 tahun, siswa kelas 2 SD Sipala 2 Kota Makassar, Sulsel.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Biringkanaya, IPTU Bondan Wicaksono mengatakan, peristiwa penganiayan yang dilakukan oleh salah satu orang tua terhadap murid SD ini bermula ketika ada moment penerimaan rapor di ruang kelas di SD Sipala 2 Katimbang.

“Peristiwa itu terjadi saat sedang penerimaan rapor dikalangan murid Sekolah Dasar, sebelum masa libur tahun baru tiba,” kata Bondan saat dikonfirmasi Tagar, Minggu (29/12/2019) malam.

Bondan menceritakan, peristiwa bermula saat pelaku Manti masuk kedalam ruangan kelas 2 Sipala sekitar pukul 07.30 WITA. Kemudian, saat selesai pemberian rapor murid, pelaku Manti ini tiba-tiba mendatangi korban dan menanyakan terkait insiden yang sempat menimpa anaknya, Fadhlan (sekelas korban) beberapa waktu lalu.

BAJA JUGA :   KPAI Sidak Sekolah yang Menghukum Push-up Siswi karena Belum Bayar SPP

Saat korban ditanyai oleh pelaku, korban yang masih anak dibawah umur menjawab bahwa ia tidak sengaja memukul anak pelaku (Fa) satu minggu lalu. Saat itu, korban mengaku jika sementara menyapu dalam ruangan kelas dan tiba-tiba Fa  (anak pelaku) melintas atau lewat di belakangnya, kemudian terkena ujung sapu.

“Jadi korban ini sempat bilang tidak sengaja insiden itu, tapi pelaku tidak menerima baik sambil marah-marah. Lalu menunjuk-nunjuk muka korban kemudian pelaku menempeleng korban dari arah depan sehingga korban inipun berteriak histeris dan menangis kesakitan,” bebernya.

Ketika korban DA menangis kesakitan, wali kelasnya dan beberapa orang tua murid lainnya sempat memperingati dan menegur pelaku bahwa tidak mesti harus memukul. Tapi pelaku malah menghiraukan peringatan itu dan langsung pergi keluar ruangan meninggalkan korban dalam keadaan menangis kesakitan.

BAJA JUGA :   Bayi 3 Bulan di Tanjungpinang Dipukul Ayahnya, Bibir Pecah, Hidung Berdarah

“Kita akan lakukan penyelidikan kasus ini,” jelas Bondan.

Sebelumnya, sebuah video kekerasan terhadap seorang siswi Sekolah Dasar (SD) terjadi di Kota Makassar, beredar dan viral di media sosial, Sabtu 28 Desember 2019. Video berdurasi 30 detik itu, mempertontonkan aksi seorang ibu dari salah satu murid memarahi dan memukul wajah seorang siswi hingga menangis histeris.

Masih Status Saksi

Pihak kepolisian masih terus melakukan pemeriksaan terhadap Daeng Manting atas perbuatan yang menampar siswi kelas 2 Sekolah Dasar Sipala 2 Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu, 28 Desember 2019 kemarin, dan masih berstatus sebagai saksi.

Kanit Reskrim Polsek Biringkanaya, Iptu Bondan Wicaksono mengatakan Daeng Manting masih berstatus sebagai saksi dalam kasus kekerasan terhadap DA berusia 8 tahun pada saat momen penerimaan rapor pada Sabtu kemarin.

“Statusnya masih saksi,” kata Bondan saat dikonfirmasi Tagar, Minggu, (29/12/ 2019).

BAJA JUGA :   Pelaku Penganiaya RT dan Anaknya Ternyata Menejer Bank Swasta

Hingga saat ini, penyidik Polsek Biringkanaya masih melakukan pemeriksaan dan mengambil keterangan dari sejumlah saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian.

“Masih dalam pemeriksaan, setelah itu akan kita laksanakan gelar perkara,” kata Kanit Reskrim Polsek Biringkanaya.

Bondan menuturkan jika Daeng Manting belum ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. sebab pihaknya masih belum melakukan gelar perkara sehingga penyidik masih mengumpulkan keterangan dan barang bukti dalam perkara kekerasan terhadap anak dibawa umur ini.

“Nanti setelah gelar baru bisa kita tentukan kenakan pasal yang mana terkait kasus ini,” ujarnya.

Kasus kekerasan terhadap anak dibawa umur ini masih terus berjalan dan terduga pelaku telah diamankan di Mapolsek Biringkanaya.

Sebelumnya, anggota Resmob Polsek Biringkanaya mengamankan Daeng Manting saat berada di rumahnya di daerah Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu, 29 Desember 2019, dini hari tadi. (Redaksi01)

Sumber: tagar.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here