Aksi Bullying terhadap Seorang Anak di Palembang Viral di Media Sosial

0
72
Screenshot video bullyng atau kekerasan pada anak di Palembang yang viral di media sosial

PALEMBANG, LINDUNGIANAK.COM – Aksi bullying terhadap seorang anak di Palembang viral di media sosial. Orang tua korban yang tidak terima anaknya menjadi korban pun melapor ke Polda Sumatera Selatan.

Dalam video viral yang dilihat lindungianak.com, Selasa (14/1/2020), terlihat seorang anak menjadi bulan-bulanan temannya. Korban berinisial RZ (13) menangis kesakitan.

Aksi Bullying terhadap Seorang Aanak di Palembang Viral di Media Sosial 

Tidak hanya sekali, korban bahkan terlihat beberapa kali jatuh tersungkur. Namun dia tetap dikejar dan dipukuli beberapa orang yang diduga saling kenal.

BAJA JUGA :   Video Viral Ayah Gantung Terbalik Balita, Dipastikan Terjadi di Filipina

Korban juga beberapa kali berteriak kesakitan saat dipukuli. “Ya Allah mati aku oi,” teriak korban RZ dengan logat Sumatera Selatan.

Orang tua korban, RN, mendatangi Polda Sumsel hari ini untuk membuat laporan polisi. Dia mengatakan anaknya tetap dipukul meski sudah minta ampun.

“Anak saya sudah minta ampun, tapi masih dipukuli dan direkam sama mereka,” RN di Polda Sumsel.

BAJA JUGA :   KPPAD Kepri Surati Polda dan Kejaksaan Terkait Kasus Putra Reza

Aksi bullying tersebut, kata RN, diduga terjadi di dekat rumahnya di daerah Kecamatan Alang-alang Lebar, Palembang. Aksi itu terjadi pada akhir Desember 2019.

“Saya nggak terima karena anak saya udah dibuat seperti itu. Divideokan dan videonya disebarkan di media sosial,” kata RN.

Sementara itu, Kasubdit PPA Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Suryadi mengatakan pihaknya sudah menerima laporan keluarga korban. Laporan itu tercatat dengan Nomor Polisi: LPB/26/1/SPKT/2020 di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu di Polda Sumsel.

BAJA JUGA :   Bocah Tewas Dianiaya Kekasih Ibunya, Pelaku Kesal Korban Kerap Menangis

“Laporan sudah kami terima, tadi orang tua korban buat laporan. Sekarang tim sedang turun ke lokasi,” kata Suryadi.

Disebut Suryadi, dari video yang diterima, korban diduga dipukuli 3 temannya. Rumah para pelaku juga disebut tak jauh dari rumah korban.

“Nanti akan ada pendampingan dari pihak berwenang karena yang dilaporkan ini ada 3 orang. Semuanya masih di bawah umur,” tutur Suryadi.(redaksi01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here