Siswa SMK di Surabaya Video Call Teman Saat Detik-detik Bunuh Dirinya

0
68
Siswa SMK di Surabaya yang mengakhiri hidupnya bunuh diri dengan memberitahu aksinya kepada temannya lewat video call whatshaps.

SURABAYA, LINDUNGIANAK.COM – Aksi tidak terpuji dan jalan pintas dilakukan seorang pelajar dengan cara bunuh diri ketika menemui permasalahan pelik. Seorang Pelajar Kelas X SMK di Surabaya ditemukan tewas dalam kondisi tergatung di dalam rumahnya Jalan Pacar Keling Surabaya, Senin (13/1/2020) sekita pukul 13.00 WIB.

Pelajar berinisial RH (17) tersebut mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Saat perbuatan keji tersebut dilakukan, ia merekam detik-detik kematiannya dengan video call ke teman-teman sekolahnya.

Menurut warga sekitar, jasad RH pertama kali ditemukan oleh ayahnya sendiri. “Bapaknya yang teriak minta tolong. Terus panggil nama anaknya itu,” kata warga yang tak mau namanya.

Jasad RH ditemukan tergantung di kayu plavon kamarnya dengan sabuk melilit lehernya. Melihat itu, polisi menerjunkan tim inafis Satreskrim Polrestabes Surabaya untuk diidentifikasi awal dan membawanya ke RSUD Dr Soetomo.

 Motornya Disita Polisi

Di lingkungan sekolah, RH dikenal pendiam dan suka bergaul. Siswa kelas X jurusan Teater di SMK di Surabaya itu bahkan baru saja mengikuti kegiatan outbond di Malang.

“Sempat ikut outbond sekolah di Malang, hari Selasa-Rabu. Terus pas pulang itu katanya anak-anak sempat tidak masuk sekolah dan kabur dari rumah. Kalau sehari-hari ya pendiam anaknya. Gak aneh-aneh,” kata SV salah satu teman sekolah korban.

BAJA JUGA :   TR, Bocah Korban Pedofil di Padang Meninggal Dunia

Lebih lanjut, SV mendengar jika korban sempat izin ke wali kelas kalau tidak masuk sekolah karena motornya tengah disita polisi.

“Kan motornya itu disita polisi karena knalpotnya brong dan motornya modifikasi. Nah itu denger-denger korban takut dan dimarahi orang tuanya. Itu sempat ditebus 600 ribu,” kata SV.

Salah satu saudara RH juga menduga, jika anak berusia 17 tahun itu nekat mengakhiri hidupnya karena tekanan dimarahi oleh orang tuanya.

“Mungkin karena motor itu. Karena sempat disita lama. Itu diurus habis 600 ribu. Disuruh kembalikan ke standarnya sama polisi. Disita pas malam tahun baru,” ujar saudara RH yang tak manu namanya disebut.

Sempat Video Call Teman via WhatsApp

RH dikabarkan sempat menghubungi teman sekolahnya berinisial AT melalui sambungan video call WA sambil menunjukkan adegannya gantung diri.

Seorang saksi yang merupakan teman sekolah RH mengatakan, dalam sambungan video itu, RH sama sekali tak bersuara.

“Dia (korban) meletakkan handphonenya di bawah sambil naik ke kursi, lalu memperlihatkan adegan dia gantung diri. Dia lompat dari kursi seketika itu langsung tubuh dia berputar dan handphonenya tiba-tiba mati,” kata teman sekolah RH yang datang di rumah duka, Senin (13/1/2020).

BAJA JUGA :   Dasar Ibu Kandung - Ayah Tiri Bejat, Paksa Anak Threesome hingga Trauma

Menurut temannya, video call WA itu tak berlangsung lama.

“Ya nggak sampai lima menit, itu cepat sekali. Terus teman-teman hubungi WA-nya sudah tidak aktif. Saat videonya mati, posisi korban sudah tergantung,” tambahnya.

Teman sekolah yang khawatir kemudian mendatangi rumah korban. Di sana beberapa temannya mendapati korban sudah ditemukan tewas oleh ayahnya sendiri.

Sering Posting Adegan Orang Gantung Diri

RH diketahui kerap berada di rumah sendiri. Di rumah tersebut, RH tinggal bersama kakak perempuannya dan kakak iparnya. Orang tua dan kakak RH berjualan di wilayah Demak. Orang tua RH juga jarang pulang ke rumah Pacar Keling karena memiliki rumah di Demak.

Sementara kakak RH kerap pulang malam usai berjualan. “Di sini sering sendirian,” kata salah seorang warga.

Sementara itu, teman sekolah RH sebelumnya sempat dikirim permintaan maaf oleh korban melalui pesan whatsapp.

Tak hanya itu, beberapa hari terakhir sebelum ditemukan tewas gantung diri, RH sempat membuat story status whatsapp foto orang gantung diri. “Minggu itu saya lihat story whatsapp-nya gambar orang gantung diri,” kata teman RH.

Tak hanya temannya, RH juga dikabarkan mengirim sinyal akan bunuh diri kepada keluarganya melalui pesan whatsapp.

BAJA JUGA :   Ribuan Siswa Terancam Tidak Ikut USBN karena Bencana Alam

Tulis Surat Wasiat

Saat ditemukan pertama kali oleh ayahnya, RH sudah dalam kondisi tergantung dengan leher terikat tali sabuk di sebuah kayu balok yang melintang antara kamar dan dapur.

Seorang saksi mata menyebut jika, di sekitar jasad korban RH ditemukan sebuah kertas bungkus makanan coklat yang berisikan surat wasiat.

Belum jelas isi surat tersebut ditujukan untuk siapa. Menurut saksi mata berinisial CM itu bercerita tentang persoalan keluarga.

“Kira-kira bunyinya gini, aku sudah tidak punya cita-cita lagi. Sudah tidak perlu merawat aku lagi. Uangnya buat renovasi rumah saja. Esok ketemu aku tiap malam jumat,” ujar CM menirukan isi surat tersebut meskipun seingatnya.(redaksi01)

Sumber: Tribunnews.com

Berita ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri. Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa. Berbagai saluran telah tersedia bagi pembaca untuk menghindari tindakan bunuh diri, satu di antaranya, Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini: https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here