KPAI Minta Guru SMKN 1 Anambas yang Membully Siswinya Diperiksa

0
385
Retno Lisyarti, Komisioner KPAI Bidang Pendidikan

JAKARTA, LINDUNGIANAK.COM – Kasus bully yang berbuntut pada hilangnya hak pendidikan seorang siswi SMKN 1 Anambas menjadi perhatian masyarakat di Kepulauan Riau dan stakeholder terkait.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyayangkan terjadinya kasus tersebut dan lambat ditangani sehingga berdampak pada hilangnya hak dasar anak.

Retno Lisyarti, Komisioner KPAI Bidang Pendidikan juga menyayangkan sikap Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau yang belum turun tangan mengatasi masalah ini. Seharusnya pihak guru dan sekolah dilaporkan oleh KPPAD kepada Dinas Pendidikan Provinsi dan Inspektorat Provinsi Kepri dimana SMK dan SMA adalah kewenangan provinsi.

BAJA JUGA :   Ribuan Siswa Terancam Tidak Ikut USBN karena Bencana Alam

Menurutnya, pembiaran yang dilakukan oleh para guru dan kepala sekolah atas kekerasan yang dilakukan seorang guru terhadap seorang siswi adalah bentuk pelanggaran pasal 54 UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan juga pelanggaran terhadap Permendikbud No. 82 tahun 2015 tentan pencegahan dan penanganan kekerasan di sekolah.

Siapapun pelaku kekerasan di sekolah, lanjut Retno, baik siswa maupun murid dalam Permendikbud tersebut dapat diberi sanksi. Selain itu, pihak Inspektorat  Provinsi wajib memeriksa guru yang bersangkutan dan dapat digunakan PP 53/2010 tentang Disipln PNS, jika guru yang bersangkutan berstatus Aparatur Sipil Negara (ANS).

BAJA JUGA :   KPAI Sebut Pelanggaran Hak Anak Terus Meningkat

‘’KPPAD Kepri harus segera meminta rapat koordinasi ke Disdik Provinsi Kepri dengan melibatkan inspektorat provinsi. Kalau perlu si guru yang bersangkutan diperiksa psikologisnya,’’ ujar Retno Komisioner KPAI.

Sementara itu, Komisi IV DPRD Provinsi Kepri juga berencana akan memanggil pihak terkait dalam masalah tersebut yaitu Dinas Pendidikan Kepri, pihak SMKN 1 Anambas dan lainnya.

BAJA JUGA :   Jadi Korban Bullying Oknum Guru, AR Terisak-isak dalam RDP Komisi IV DPRD Kepri

‘’Kita segera memanggil pihak-pihak tersebut agar masalah tersebut bisa diselesaikan,’’ ujar Sirajuddin Nur, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kepri.(redaksi01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here