Lalai Awasi Anak hingga Ditemukan Tanpa Kepala, Dua Pengasuh PAUD Jadi Tersangka

0
67
Polisi Samarinda saat turun ke lokasi penemuan mayat korban

BANJARMASIN, LINDUNGIANAK.COM – Polisi akhirnya menetapkan pengajar dan pengasuh PAUD sebagai tersangka terkait tewasnya balita M Yusuf Ghazali yang mayatnya ditemukan tanpa kepala. Kedua pelaku dianggap lalai sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Ada dua tersangka, yakni M (Lina) dan TSY (Tri Sukrayanti). Keduanya adalah orang yang bertanggung jawab menjaga Yusuf. (Dikenakan) Pasal 359 ancaman di atas 5 tahun,” kata Kanit Reskrim Polsek Samarinda Ulu, Samarinda, Kaltim, Ipda M Ridwan, Selasa (21/1/2020).

Saat ini kedua tersangka sudah ditahan di Polsek Samarinda Ulu untuk diperiksa lebih lanjut. Keduanya merupakan pengasuh Yusuf di PAUD Jannatul Athfaal.

Polisi menduga Yusuf terjatuh hingga kemudian hanyut. Polisi tidak menyatakan Yusuf sengaja diceburkan kedua tersangka.

BAJA JUGA :   KPAI: Pelaku Incest di Lampung Bejat, Harus Dituntut 15 Tahun Penjara

Saat ini kedua tersangka sudah ditahan di Polsek Samarinda Ulu untuk diperiksa lebih lanjut. Keduanya merupakan pengasuh Yusuf di PAUD Jannatul Athfaal.

Polisi menduga Yusuf terjatuh hingga kemudian hanyut. Polisi tidak menyatakan Yusuf sengaja diceburkan kedua tersangka.

“Tidak, bukan begitu (diceburkan). Depan PAUD ada sungai besar. Dalam keadaan hilang, selama 16 hari cukup untuk menghanyutkan mayat ke TKP. Yaitu dari Paud sampai Jalan Antasari 2. Dugaan polisi sementara, Yusuf itu jatuh, kemudian hanyut,” ujar Ipda Ridwan.

Keduanya dijadikan tersangka setelah polisi melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. Keduanya dianggap lalai sehingga mengakibatkan Yusuf tewas.

“Merekalah yang bertanggung jawab karena setelah pengawasan ini diserahkan kepada mereka ya mereka berdua yang bertanggung jawab dan tidak boleh ditanggungkan kepada orang lain,” tegas Ridwan.

BAJA JUGA :   Kesaksian Komisioner KPAI Beratkan Terdakwa Kasus Kekerasan Anak

Balita Yusuf dilaporkan hilang sekitar pukul 15.00 Wita, Jumat (22/11), dari PAUD Jannatul Athfaal, Jl AW Syahranie. Jasadnya ditemukan dua minggu kemudian pada Minggu (8/12) di Jl Pangeran Antasari Gang III atau sekitar 4,5 km dari lokasi PAUD.

Seperti duiberitakan sebelumnya, penyebab kematian balita M Yusuf Ghazali (4) yang ditemukan tewas, Minggu (8/12/2019) tanpa kepala akhirnya terkuak. Balita tanpa kepala yang ditemukan di parit Jl Antasari, Samarinda, Kaltim, itu rupanya tercebur  ke sungai dan dimakan buaya.

“Dugaan sementara ya memang anak ini tercebur akibat kelalaian pengasuh di rumah penitipan anak itu. Karena pengasuh ini ke toilet 5 menit, anak ini menghilang, sudah diupayakan mencari saat itu juga tidak ketemu,” ujar Kapolresta Samarinda Kombes Arif Budiman kepada wartawan, Selasa (10/12/2019).

BAJA JUGA :   Viral Video Siswa SMP di Gresik yang Menantang Guru Setelah Ditegur karena Merokok dalam Kelas

Balita Yusuf dilaporkan hilang dari PAUD sekitar pukul 15.00 Wita pada Jumat, 22 November. Diduga balita Yusuf terjerembap dalam parit yang jaraknya 20 meter dari PAUD.

Dua minggu menghilang, balita Yusuf ditemukan pada sekitar pukul 08.15 Wita, Minggu (8/12), di parit Jl Pangeran Antasari Gang 3. Lokasi penemuan balita tanpa kepala ini sekitar 4,5 km dari PAUD tempat penitipan balita.(redaksi01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here