Guru SMA 12 Bekasi Bertubi-tubi Pukul Siswa di Lapangan karena Tak Pakai Ikat Pinggang

0
677
Kekerasan yang dilakukan guru SMAN 12 Bekasi kepada siswanya di lapangan

JABAR, LINDUNGIANAK.COM – Video berdurasi 14 detik yang merekam guru memukuli muridnya memakai tangan kosong, viral di media-media sosial, Rabu (12/2/2020).

Dalam tayangan video itu, tampak sejumlah murid berbaris di lapangan. Sebagian dari mereka berdiri dan dipukuli secara bertubi-tubi oleh oknum guru.

Kekinian diketahui peristiwa memilukan itu terjadi di SMA Negeri 12 Kota Bekasi, Jawa Barat. Sekolah itu berada di wilayah Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi.

Andika (28), paman salah satu korban berinisial RF (17), mengatakan berdasarkan keterangan keponakannya, lima murid jadi korban kekerasan sang guru.

BAJA JUGA :   Masa Depan Siswi Juara Umum Hancur oleh Predator Anak

Ia mengatakan, kelima siswa itu dipukuli oknum guru hanya karena tidak memakai ikat pinggang dan terlambat masuk sekolah.

“Jadi keponakan saya tengkuknya sakit setelah terkena pukulan guru sekolah,” kata Andika melalui pesan tertulis kepada Suara.com sepmengecam aksi kekerasan di sekolah tersebut.

Video viral tersebut juga beredar di grup Whatshaps Komisi Perliundungan Anak Indonesia (KPAI) dan Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD). Aksi kekerasan tersebut  direspon oleh komisioner KPAI Bekasi untuk ditindaklanjuti.

BAJA JUGA :   Membawa Isu Anak dalam Ranah Politik

Kejadian itu bermula ketika keponakannya dan murid lain mendapat hukuman dari sekolah lantaran tidak memakai ikat pinggang saat masuk sekolah, Selasa (11/2/2020).

Biasanya, kata Andika, siswa yang terlambat masuk sekolah hanya dikenakan berdiri di halaman sekolah alias dijemur.

“Ada lima orang yang mendapat hukuman akibat tidak pakai ikat pinggang. Sisanya ada yang dihukum karena terlambat masuk sekolah,” kata Andika.

Setelah pulang sekolah, kata Andika, keponakannya RF mengeluhkan kepada orangtuanya berinisial ST sakit di bagian tengkuk. Setelah ditanya, RF barulah menceritakan kondisi sebenarnya.

BAJA JUGA :   Polisi Selidiki Kemungkinan Korban Lain Kasus Sodomi di Muara Angke

“Luka memarnya itu dibagian tengkuk akibat dipukul guru sekolah. Dan kancing baju sekolahnya juga sobek,” kata Andika.

Bukan itu saja, pengakuan RF kepada orangtuanya, ada empat rekan sekolah juga yang dipukul guru tersebut. Hanya, kata Andika, empat rekannya belum berani melapor.

“Kalau kami sudah melaporkan kejadian ini ke Komisi Perlindungan Anak Bekasi,” kata Andika.*

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here