Satbrimob Polda Kepri Tangkap Komplotan Penculikan Anak dari Jakarta

0
796
Satbrimob Polda Kepri saat menggerebek rumah tempat korban ditemukan bersama korban trafiking lainnya.

SAGULUNG, LINDUNGIANAK.COM –  Seksi Intel Satbrimob Polda Kepri tangkap komplotan pelaku penculikan anak dari Jakarta di Batam, Rabu (12/2) sore. Komplotan ini terdiri dari dua wanita dan satu pria. Korban penculikan adalah Vn, gadis 13 tahun warga Jakarta.

Tiga pelaku ini adalah Paulinina Malo alias Leni dan Marlina Dapa Bili alias Marlin yang tak lain adalah mantan pembantu dari orangtua korban serta Enos, pria yang menyembunyikan korban di Batam.

Mereka dibekuk di rumah kediaman Enos di Sagulung Baru (Saguba) atas laporan masyarakat yang diterima oleh kasi intel Satbrimob Polda Kepri Iptu Rudi Admiral. Saat digrebek Brimob, tiga pelaku dan korban memang sedang berada di rumah.

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kepri Kombes pol Mohamad Rendra Salipu melalui wadansat AKBP Dwi Yanto Nugroho menjelaskan, saat digrebek dalam rumah yang sama,

BAJA JUGA :   Miris! Ada 2 Caleg di Sumbar yang Terlibat Kasus Pencabulan Anak

juga ditemukan lima wanita muda lainnya yang akan diberangkatkan sebagai TKI ke Malaysia. Lima wanita ini turut diamankan sebab terindikasi sebagai korban perdagangan orang.

“Ini respon kami atas aduan masyarakat kepada Kasi Intel. Atas perintah Dansat kami lakukan pengecekan dan ternyata benar. Ada terduga pelaku pelarian anak dan juga korban serta lima wanita lain yang diduga akan dikirim sebagai TKI Illegal ada di rumah tersebut,” ujar wadansat brimob Akbp Dwi Yanto Nugroho, malam tadi.

Bahkan hasil pengembangan sementara, dugaan penculikan anak ini semakin kuat sebab Vn (korban) ternyata dilaporkan hilang di Polres Jakarta Utara. “Ada LP kehilangan, makanya ini akan kami serahkan ke Krimum Polda Kepri (PPA)untuk didalami,” kata Dwi Yanto.

BAJA JUGA :   Ganjar Pranowo Jamin Hak-hak 14 Anak dengan HIV/AIDS di Solo

Berdasarkan informasi sementara, pelaku yang membawa kabur Vn dari Jakarta adalah Leni dan Marlin, mantan majikan orangtua Vn. Keduanya diduga memiliki hubungan dengan Enos, penjemput dan penyedia penginapan mereka bersama korban di Batam.

Meskipun belum membuka mulut atas motif membawa kabur anak majikan mereka, aksi dugaan penculikan anak Leni dan Marlin ini agak sedikit janggal. Itu karena saat diintrogasi pihak Brimob keduanya mengaku, akan diberangkatkan ke Malaysia sehingga Vn akan ditinggalkan begitu saja di Batam bersama Enos.

Kejanggalan lainnya saat di Batam Vn kerap dipeluk oleh Enos dan bahkan Vn juga rencananya akan diinapkan ke hotel saat Marlin dan Leni berangkat ke Malaysia.

BAJA JUGA :   Bocah di Cianjur Diculik Sejak Kelas 2 SD, Ditemukan 4 Tahun Kemudian Sudah Hamil 9 Bulan
Pelaku dan korban dibawa ke kantor polisi

“Agak aneh memang. Selain kasus membawa pergi, ada percobaan perbuatan tak senonoh terhadap korban, serta menampung wanita yang akan dijadikan TKI Illegal. Ini akan didalami penyidik di Polda nanti,” kata Dwi Yanto.

Begitu juga dengan temuan lima wanita muda asal wilayah Indonesia timur di rumah Enos juga akan dikembangkan sebab terindikasi kuat sebagai sindikat perdagangan orang.

“Yang lebih dalam nanti di Polda. Saat ini kami fokus untuk amankan korban dan lima wanita yang akan dijadikan TKI ini,” kata Dwi Yanto lagi.*

Sumber: amannusabrimob.id

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here